Ikan Molly : Jenis, Perawatan, Makanan dan Cara Budidaya

Ikan Molly : Jenis, Cara Perawatan, Makanan, Cara Budidaya
Ikan Molly Balon
v

SUARASOLO.COM – Ikan Molly : Jenis, Cara perawatan, Makanan, Cara Budidaya  

Halo, para pecinta ikan dan aquascaper mania.
Kali ini kami akan memaparkan beberapa hal tentang ikan hias yang sering dipelihara yaitu ikan molly. Tentunya kita tak asing dengan namanya ikan molly.

Ya, ikan molly merupakan ikan bertubuh kecil yang sering dipelihara di kolam bahkan dijadikan hiasan dalam akuarium atau aquascape.

Sesuai dengan namanya, ikan molly merupakan ikan hias yang cocok dipelihara sebagai hiasan. Dengan banyaknya macam dan corak yang indah ikan hias molly dapat digunakan sebagai hiasan di kamar, ruang tamu atau dimanapun.

Ya, ikan kecil dengan warna-warni cantik ini sangat disukai kalangan pecinta ikan hias dan hobiis ikan dari anak-anak hingga dewasa.

Ikan molly atau dalam bahasa latinnya Poecilia sp merupakam spesies ikan yang berasal dari benua Amerika terutama di Amerika Tengah dan Amerika Utara. Ikan ini sudah dikembangkan selama beberapa dekade dan telah tersebar ke seluruh dunia.

Ikan molly merupakan ikan yang hidup di air payau tetapi sudah dikembangkan untuk hidup di air tawar. Sehingga ikan ini dapat hidup dengan air yang mempunyai salinitas (kandungan garam) yang sedang.

Ikan molly mempunyai banyak ragam jenis dan warna. Jenis yang sering dijumpai adalah ikan molly shortbody (badan pendek) dan molly balon.

BACA JUGA : Perbedaan Ikan Platy dan Ikan Molly

Dari hasil persilangan pun warna dari ikan ini pun bermacam-macam dari hitam, kuning, orange, merah, dalmation dan warna kombinasi lainnya. Sehingga sangat cocok dijadikan hiasan pada akuarium anda.

Ikan molly mempunyai sifat yang damai (peaceful) dan tidak agresif sehingga dapat digabungkan dengan ikan lainnya. Hal yang perlu menjadi perhatian jangan pernah mencampur ikan molly dengan ikan lain yang agresif maupun bersifat predator.

Dan juga jangan mencampur ikan molly dengan ikan yang mempunyai perbandingan tubuh lebih besar. Sebagai rekomendasi apabila ikan molly ditempatkan dalam akuarium secara gerombol usahakan jumlah ikan molly betina lebih banyak daripada jantan.


Jenis-Jenis Ikan Molly

Ikan molly menurut asalnya dibedakan menjadi dua yaitu molly liar (wild molly) dan molly hybrid. Molly liar merupakan ikan molly yang berasal dari alam liar. Sedangkan hybrid merupakan ikan molly yang didapat dari hasil persilangan untuk mendapat jenis/strain baru.

Salah satu ciri dari ikan molly liar (wild) adalah warna nya yang polos dan tidak cerah. Postur badan ikan molly wild juga lebih besar dibanding ikan molly yang sudah dikembangkan secara hybrid.

Jenis Ikan Wild Molly

1. Ikan Wild Yucatan molly

Ikan Wild Yucatan molly
source : nanfa.org

Sesuai dengan namanya, ikan molly ini berasal dari Yucatan Penisula (Amerika). Ikan molly yucatan dapat mencapai panjang tubuh sampai 13 cm.
Umumnya semua jenis ikan molly sangat bersahabat, suka hidup berkelompok dan dapat dicampurkan dengan ikan lain yang juga tidak agresif. Ikan molly ini dapat hidup lama bahkan mencapai 4-6 tahun jika dirawat dengan benar.

2. Ikan Wild Sailfin Molly

Ikan Wild Sailfin Molly
source : tryelixir.org

Ikan sailfin molly berasal dari sungai San Antonio (Texas). Ikan betina wild sailfin molly lebih panjang bisa mencapai 14 cm. Ukuran ikan molly jantan lebih pendek dari betinanya.

3. Ikan Atlantic Molly

Ikan Atlantic Molly
source : lukor.net

Ikan atlantic molly juga merupakan ikan molly yang berasal dari sungai di Meksiko.

Di alamnya ikan-ikan molly hanya tinggal sedikit dan mendiami sungai-sungai tertentu. Karena faktor kebersihan air dan predator, ikan molly jenis “wild molly” terancam keberadaannya.


Jenis Ikan Molly Hybrid

1.Ikan Molly Dalmatian/Marble
Jenis ikan molly pertama adalah ikan molly marble/dalmatian.
Sesuai dengan bentuknya, molly marble/dalmatian memiliki bintik hitam pada sisik putihnya. Perpaduan warna hitam-putih pada jenis ikan molly ini membuatnya terliht seperti dalmatian dog.

Ikan molly marble

2. Molly Hitam / Black Molly
Sisik pada jenis ikan molly ini hitam legam di sepanjang tubuhnya dari ekor sampai kepala. Saat masih umur muda ikan molly jenis black molly ini memiliki sisik seperti keemasan atau silver, namun seiring pertumbuhan dewasa warna itu memudar dan menjadi hitam saja.

Ikan Molly hitam / black molly
source : aquabid

3. Molly Platinum Lyretail
Jenis ini merupakan jenis ikan molly terbesar dari semua jenis molly.
Dengan warna silver bersih ikan ini terlihat lebih elegan sehingga layak disebut ‘platinum’. Ikan ini juga memiliki ekor dorsal yang panjang di atas dan bawah. Ikan molly ini sedikit agresif sehingga perhatikan karakter ikan ini dengan jenis molly lainnya. Apabila agresif dan suka mengganggu ikan lain maka segera pisahkanlah.

Ikan Molly Platinum Lyretail
source : aquarium solutions cambodia

4. Golden Sailfin Molly
Ikan molly jenis ini memiliki warna orange dan ada yang warnanya gak kekuningan. Ikan ini memiliki sirip atas yang lebih panjang dibanding sirip bawah dan ekor. Sehingga terlihat seperti layar.

Ikan Molly Golden Sailfin
source : pikby

5. Ikan Molly balon
Jenis ikan molly balon merupakan jenis molly yang paling sering dicari dan dipelihara.Sesuai namanya bentuk ikan ini gemuk seperti balon dan berukuran pendek dibanding ikan molly lainnya.
Untuk mendapatkan ikan ini anda hanya membutuhkan uang sekitar 2000 rupiah saja.

ikan molly balon
source : inkuiri

6. Ikan Molly Merah
Ikan molly ini memiliki warna merah di sepanjang sisik tubuhnya.
Ikan molly merah jarang sekali dijumpai.

ikan molly merah
ikan molly merah

7. Ikan Golden lyretail
Ikan molly golden lyretail memiliki nama latin Poecilia latipinna.
Ikan molly jenis ini berasal dari Amerika Utara dan Meksiko.
Molly lyretail merupakan ikan yang disukai karena mempunyai ekor pada bagian atas dan bawah yang panjang atau juga disebut doubletail.
Karena ikan ini eksotis bisa dikatakan ikan molly jenis ini merupakan ikan molly dengan harga termahal

Ikan molly golden lyretail
source : freshwater aquatics

8. Ikan Golden Black Molly
Ikan ini memiliki warna yang tak kalah dengan jenis ikan molly lain.
Warna hitam dengan keemasan membuat ikan ini juga diminati oleh pecinta ikan/hobiis ikan.

Harga ikan ini pun juga murah, anda hanya perlu mengeluarkan 5000 rupiah untuk 2-3 ekor Ikan Golden Black Molly

Ikan Golden Black Molly
source : fishinbox.co.riz

Ikan molly mempunyai beragam warna dari kuning, putih, golden, hitam hingga warna campuran seperti marbel/dalmation.

Umumnya semua jenis ikan molly sangat bersahabat, suka hidup berkelompok dan dapat dicampurkan dengan ikan lain yang juga tidak agresif. Ikan molly dapat hidup lama bahkan mencapai 4-6 tahun jika dirawat dengan benar.


Habitat Ikan Molly di Alam Liar

Habitat asli ikan ini pada sungai-sungai di Meksiko dan Amerika Utara.
Ikan ini mempunyai tingkat adaptasi yang baik dan dapat bertahan di air dengan salinitas sedang.

Morfologi dan Ciri-Ciri Ikan Molly

Ikan molly memiliki tubuh yang pendek sedikit serta mempunyai mulut yang agak besar ke arah atas. Panjang ikan molly berkisar antara 3 inci (6-7 cm) sedangkan ukuran ikan molly betina lebih panjang dari ikan jantan yaitu sekitar 4 inchi (8-10 cm) pada umur sekitar 6 bulan.

Makanan (Diet) Ikan Molly

Ikan molly adalah ikan omnivora yang dapat memakan apapun yang ada seperti serangga kecil, cacing sutera, cacing darah (bloodworm/blackworm), pelet ikan.

Tetapi untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya sediakan juga pakan tumbuhan seperti alga, lumut, spirulina dan tanaman air lainnya.
Apabila menggunakan pakan seperti pelet berilah dengan dosis yang secukupnya saja dan jangan berlebihan.

Karena sisa makanan dari pelet akan mengendap sehingga membusuk dan menjadi racun pada ikan di akuarium.


Cara Budidaya Ikan Molly

Ikan molly merupakan ikan yang mudah dikembangbiakkan meskipun anda adalah seorang pemula. Cukup sediakan tempat/wadah yang kosong anda bisa menggunakan aquarium, kolam, ember besar atau tempat lain.
Letakkan ikan betina dan jantan (pilihlah ikan yang sudah berumur dan gonad).


BACA JUGA : Cara Budidaya Ikan Hias Molly Marble


Cara Memilih Induk Ikan Molly

  • Pilihlah indukan yang sudah besar badannya
  • Pilih indukan yang aktif berenang, kondisi sehat dan warnanya cerah
  • Ikan molly jantan mencapai umur dewasa sekitar 12 bulan (1 tahun)
  • ikan molly betina mencapai ukuran dewasa lebih cepat yaitu 6 bulan saja.
  • Ikan molly jantan memiliki badan yang lebih panjang dan pipih serta memiliki ekor bawah di bawah perut yang panjang.
  • Ikan molly betina memiliki badan yang gemuk dan agak bulat, ekor pada bawah perutnya pendek dan berbentuk segitiga.
  • Perbandingan untuk pemijahan adalah 1:3 artinya 1 jantan molly dengan 3 betina molly

Ikan molly cukup didiamkan saja dan diberi pakan ikan seperti pellet ikan, cacing sutera sewajarnya. Jika keadaan sudah mendukung maka proses pemijahan/perkwainan akan berlangsung sekitar 2-3 hari.

Untuk diketahui, ikan molly berkembang biak bukan dengan bertelur, melainkan dengan cara melahirkan. Ikan betina akan mengandung (hamil) dengan tanda-tanda perutnya yang semakin besar. Ikan molly betina mengandung selama 3-4 minggu.

Setelah beberapa minggu ikan molly akan melahirkan anaknya. Setelah burayak telah lahir, segera pisahkan indukan dan burayak ikan karena terkadang induk ikan memakan anaknya sendiri.

burayak / anak ikan molly
burayak / anak ikan molly

Bisa juga dengan memberi tumbuhan air atau batu-batuan pada kolam/akuarium untuk tempat bersembunyi anak ikan. Untuk makanan ikan yang masih kecil dapat menggunakan pakan larva ikan, atau pellet ikan yang dihaluskan.

Ikan ini juga dapat disilangkan dengan jenis molly lain sehingga didapat ikan molly dengan ragam dan genetik yeng berbeda.


Penyakit Pada Ikan Molly

Penyakit Pada Ikan Molly

Beberapa penyakit yang sering terjadi pada ikan hias air tawar terutama ikan molly adalah:

White Spot

Penyakit ini merupakan penyakit yang sring menyerang ikan tawar. White spot dapat dikenali dengan adanya bintik-bintik putih pada ikan molly. Jika ikan molly terkena white spot, dapat dikenali pada bintik putih bagian punggung dan sirip ikan molly.

Penyakit white spot terjadi ketika daya tahan tubuh ikan sedang turun. Bukan hanya itu white spot juga bisa menyerang ikan saat suhu air sedang turun. Cara penanganan penyakit white spot pada ikan hias yaitu dengan merendam ikan molly dengan cairan.

Gyrodactylus

Penyakit ini di akibatkan karena adanya protozoa yang menyerang kulit ikan molly. Penyakit ini akan menggerogoti kulit ikan molly sehingga kulit akan terluka.

Ciri jika ikan molly terserang penyakit Gyrodactylus adalah adanya luka bahkan pendarahan pada kulit sisiknya. Apabila tidak segera ditangani, luka pada penyakit ini akan semakin memburuk dengan timbulnya jamur di tubuh ikan molly.

Penyakit ini dapat diobati dengan cara perendaman ikan pada larutan formalin 2,5 ml selama 10 menit. Atau jika dengan pengobatan alami dapat menggunakan air rebusan daun sirih dituangkan pada aquarium / wadah karantina. Pemberian daun sirih dilakukan secara berkala setiap penggantian air wadah/aquarium.

Saprolegnia

Penyakit ini disebabkan oleh jamur yang ada pada tubuh ikan molly. Jamur-jamur ini menyebabkan benang-benang halus pada sisik dan tubuh ikan. Ikan molly yang terserang penyakit Saprolegnia akan cenderung menggesek-gesekkan tubuhnya pada benda dalam aquarium.

Untuk menyembuhkan penyakit ini terbilang membutuhkan usaha lebih ekstra. Ikan molly perlu direndam dalam larutan malachite green dengan perbandingan 1:200.000 ml.

Perendaman dengan larutan malachite green dilakukan selama 1 1/2 jam. Jika menggunakan metode pengobatan alami, dapat menggunakan air rebusan daun sirih dengan dosis lebih. Pengobatan dilakukan berulang-ulang sampai ikan benar-benar sembuh, ditandai dengan keaktifan dan nafsu makan ikan molly yang baik.

Lerneae sp

Lernae sp merupakan penyakit karena cacing yang menyerang tubuh ikan molly. Cacing ini terlihat seperti benang halus berwarna putih dan menancap pada ikan. Cacing ini bersifat parasit sehingga berbahaya untuk kesehatan ikan molly.

Ikan molly yang terserang penyakit Lerneae sp, akan menjadi lebih kurus dikarenakan cacing parasit memakan asupan nutrisi ikan. Pada bagian yang terkena cacing ini jug akan terlihat luka bahkan pendarahan.

Penanganan yang benar untuk penyakit ikan ini adalah dengan merendam ikan pada larutan NaCl 20% dengan lama 15 menit. Atau dapat juga dengan larutan KMnO4 20 ppm dengan durasi kurang lebih 2 jam.

Argulus

Argulus adalah parasit kutu pada ikan. Kutu ini akan menyerang dan hidup dengan menyerap darah ikan. Kutu ikan jarang sekali ditemukan pada ikan molly yang dipelihara di aquarium. Umumnya kutu ikan menjangkit ikan-ikan molly yang dipelihara di kolam.

Jika ikan molly terkena kutu Argulus ini dapat dilihat pada insang ikan dan perut ikan yang memerah. Kutu ini dapat dihilangkan dengan cara sederhana yaitu dengan garam dapur saja. Jika pada aquarium dosis yang diberikan yaitu 15 gram per liter airnya. Jika pada kolam, dosis yang tepat adalah 15 kg untuk 1000 liter air.

Ikan molly memang memiliki banyak ragam dan jenis. Warna-warna nya pun sangat menawan dan cocok di pelihara di akuarium amupun di kolam.

Demikian artikel tentang Ikan Molly : Jenis, Cara Perawatan, Makanan, Cara Budidaya. Semoga artikel ini dapat menjadi panduan dalam memelihara dan budidaya ikan molly. Silahkan bagikan artikel ini agar lebih bermanfaat.