Cara Mengatasi Epson L300 Lampu Berkedip Bersamaan

Printer memang sering jadi “penolong setia” di rumah maupun di tempat kerja. Apalagi untuk kita yang sehari-hari butuh cetak dokumen, tugas sekolah anak, atau laporan penting.

Tapi rasanya pasti bikin panik ketika tiba-tiba Epson L300 menunjukkan lampu indikator berkedip bersamaan dan tidak bisa dipakai mencetak. Mau print jadi tertunda, pekerjaan ikut terhambat.

Tenang dulu. Masalah lampu berkedip pada Epson L300 sebenarnya cukup umum terjadi dan dalam banyak kasus masih bisa diatasi sendiri tanpa harus langsung dibawa ke tukang servis.

Di artikel ini, kita akan bahas secara lengkap penyebabnya dan langkah perbaikan yang bisa Anda lakukan dengan aman di rumah.

Kenapa Epson L300 Lampu Berkedip Bersamaan?

Pada Epson L300, biasanya yang berkedip bersamaan adalah lampu tinta dan lampu kertas (resume). Kondisi ini menandakan adanya error tertentu pada sistem printer. Beberapa penyebab yang paling sering terjadi antara lain:

  1. Ink Pad Penuh (Waste Ink Pad Counter Limit)
    Printer mendeteksi bantalan pembuangan tinta sudah mencapai batas maksimal.
  2. Paper Jam (Kertas Tersangkut)
    Ada kertas yang nyangkut di dalam jalur printer.
  3. Masalah Cartridge atau Sistem Tinta
    Tinta tidak terdeteksi atau aliran tinta terganggu.
  4. Kerusakan Sensor atau Komponen Internal
    Biasanya terjadi jika printer sudah lama dipakai.

Untuk memastikan penyebabnya, Anda bisa menghubungkan printer ke komputer dan melihat notifikasi error yang muncul di layar.

Cara Mengatasi Epson L300 Lampu Berkedip Bersamaan

Berikut langkah-langkah yang bisa Anda coba satu per satu:

1. Matikan dan Nyalakan Ulang Printer

Langkah paling sederhana tapi sering berhasil adalah melakukan restart.

  • Matikan printer.
  • Cabut kabel power dari stop kontak.
  • Diamkan sekitar 5–10 menit.
  • Pasang kembali dan nyalakan.

Jika hanya error ringan karena sistem “bug”, biasanya printer akan kembali normal.

2. Periksa dan Bersihkan Paper Jam

Lampu berkedip bisa juga karena ada kertas yang tersangkut, walaupun tidak terlihat jelas.

Langkahnya:

  • Buka penutup printer.
  • Periksa bagian dalam secara perlahan.
  • Tarik kertas yang tersangkut dengan hati-hati.
  • Pastikan tidak ada sobekan kecil yang tertinggal.

Setelah itu, tutup kembali dan coba nyalakan printer.

3. Cek Selang dan Aliran Tinta

Untuk Epson L300 yang sudah lama dipakai, kadang selang tinta kemasukan angin atau alirannya tersumbat.

Yang bisa Anda lakukan:

  • Pastikan tinta tidak kosong.
  • Lakukan Head Cleaning melalui menu maintenance di komputer.
  • Jika perlu, lakukan Deep Cleaning maksimal 1–2 kali saja (jangan terlalu sering karena boros tinta).

Jika tinta lancar dan hasil print normal, kemungkinan error akan hilang.

4. Reset Epson L300 Menggunakan Resetter

Kalau setelah dicek tidak ada paper jam dan tinta normal, kemungkinan besar masalahnya ada pada waste ink pad counter. Artinya printer menganggap bantalan pembuangan tinta sudah penuh.

Solusinya adalah melakukan reset.

Langkah umum reset Epson L300:

  1. Download software resetter Epson L300 yang sesuai versinya.
  2. Ekstrak file dan jalankan sebagai administrator.
  3. Pilih model printer Epson L300.
  4. Klik “Particular Adjustment Mode”.
  5. Pilih “Waste Ink Pad Counter”.
  6. Centang bagian Main Pad Counter.
  7. Klik “Initialize”.
  8. Matikan printer saat diminta, lalu nyalakan kembali.

Setelah proses reset selesai, biasanya lampu indikator sudah tidak berkedip lagi.

Catatan penting: Reset hanya menghapus hitungan counter. Jika printer sudah sangat lama digunakan, sebaiknya bantalan tinta juga dibersihkan atau diganti agar tinta tidak meluber ke dalam mesin.

Tanda Ink Pad Benar-Benar Penuh

Beberapa tanda tambahan jika masalah memang karena ink pad:

  • Muncul notifikasi “Service Required” di komputer.
  • Printer tidak bisa digunakan sama sekali.
  • Lampu tinta dan kertas berkedip terus menerus tanpa henti.

Jika kondisi ini terjadi dan reset tidak membantu, sebaiknya bawa ke teknisi untuk dibersihkan secara fisik.

Apakah Aman Reset Sendiri?

Banyak pengguna Epson L300 berhasil melakukan reset sendiri tanpa masalah. Namun tetap perhatikan hal berikut:

  • Gunakan resetter yang sesuai tipe printer.
  • Jangan asal download dari sumber tidak jelas.
  • Pastikan laptop atau PC bebas virus.
  • Ikuti langkah dengan teliti.

Jika ragu, lebih aman minta bantuan teknisi terpercaya.

Tips Agar Epson L300 Tidak Sering Error

Supaya masalah lampu berkedip tidak sering muncul, lakukan perawatan rutin berikut:

  1. Gunakan printer minimal seminggu sekali agar tinta tidak mengering.
  2. Hindari mencetak dalam jumlah sangat banyak sekaligus tanpa jeda.
  3. Gunakan tinta berkualitas.
  4. Bersihkan bagian luar dan dalam printer secara berkala.
  5. Jangan mematikan printer langsung dari stop kontak, gunakan tombol power.

Perawatan sederhana seperti ini bisa memperpanjang umur printer hingga bertahun-tahun.

Kapan Harus Dibawa ke Tukang Servis?

Segera bawa ke teknisi jika:

  • Setelah reset printer tetap berkedip.
  • Tercium bau tinta bocor.
  • Printer mengeluarkan suara kasar atau tidak wajar.
  • Hasil cetak benar-benar kosong meski tinta penuh.

Kerusakan seperti ini biasanya sudah menyangkut komponen hardware.

Kesimpulan

Masalah Epson L300 lampu berkedip bersamaan memang bikin panik, tapi tidak selalu berarti printer rusak parah. Dalam banyak kasus, penyebabnya hanya karena paper jam, tinta bermasalah, atau waste ink pad counter yang sudah penuh.

Dengan langkah yang tepat seperti restart, pengecekan kertas, cleaning, hingga resetter, Anda bisa mengatasi masalah ini sendiri di rumah tanpa harus keluar biaya besar. Yang terpenting, lakukan dengan hati-hati dan jangan terburu-buru.

Semoga panduan ini membantu Anda mengembalikan Epson L300 ke kondisi normal. Jika dirawat dengan baik, printer ini sebenarnya cukup bandel dan awet untuk pemakaian jangka panjang.

About shohib Bang

Check Also

Cara Mengatasi Epson L310 Narik Kertas Ganda

Pernah tidak, lagi butuh cetak dokumen penting, tiba-tiba printer Epson L310 malah narik dua kertas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *