Resmi! Berikut Keputusan Menpan tentang CPNS 2018 Terbaru

Keputusan Menpan tentang CPNS 2018 Terbaru
Keputusan Menpan tentang CPNS 2018 Terbaru

Inilah aturan baru mengenai keputusan menpan tentang cpns 2018 terbaru. Keputusan Menpan tentang CPNS 2018 terbaru untuk menerapkan sistem perangkingan.

SUARASOLO.COM – Keputusan Menpan tentang CPNS 2018 Terbaru.                Akibat minimnya peserta yang dapat lolos memenuhi passing grade pada tes CPNS 2018 tahun ini. Sehingga banyaknya kursi kosong pada formasi di beberapa instansi maupun di pemerintah kabupaten.

Selain itu untuk melanjutkan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) harus menyaratkan terisinya 3 peserta dari 1 peserta yang akan diterima. Untuk mengatasi hal itu, akhirnya pemerintah membuat keputusan terbaru melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Keputusan Menpan tentang CPNS 2018 ini memastikan untuk kelulusan tes SKD bukan lagi melalui passing grade akan tetapi diubah menjadi sitem perangkingan. Keputusan Menpan ini sendiri disampaikan oleh Syafrudin selaku Menteri Menpan RB.

Kabar baik dari keputusan ini akan memberikan harapan bagi peserta yang tidak lolos dalam tes SKD.Pasalnya masih ada peluang untuk bisa mengikuti tes tahap kedua (SKB) meski tidak lolos dalam tes SKD.

Untuk mengikuti tes SKB sendiri yaitu minimal 3 kali dari 1 formasi yang dibutuhkan. Jadi jika suatu instansi/pemerintah kabupaten membutuhkan 10 orang untuk mengisi kursi CPNS, maka terdapat 30 peserta yang mengikuti tes SKB.

Peserta dapat melihat nilai SKD-nya maupun nilai SKD pesaing dari laman instansi/pemkab terkait.  Setelah itu bandingkan dan buat urutan perangkingan sesuai nilai akumulasi tes SKD.

Berikut penjelasan peserta yang tidak lolos passing grade tetapi bisa mengikuti skema perangkingan untuk SKB :

– Nilai kumulatif SKD untuk formasi umum paling rendah adalah 255.

– Nilai kumulatif SKD untuk formasi umum untuk jabatan dokter spesialis dan instruktur penerbang paling rendah  adalah 255.

– Nilai kumulatif SKD untuk formasi putra/putri Papua dan Papua Barat minimal adalah 220.

– Nilai kumulatif SKD untuk formasi tenaga guru dan tenaga medis/paramedis dari eks tenaga honoer K-II minimal adalah 220

Dalam Permenpan RB juga disebutkan peserta yang dapat mengikuti SKB adalah peserta yang lulus passing grade maupun yang tidak lulus passing grade namun memiliki total akumulasi nilai yang tinggi.

Ketentuan ini diberlakukan jika tidak ada peserta yang lolos dalam tes SKD CPNS di formasinya. Serta belum terpenuhinya jumlah peserta yang dapat mengikuti SKB.

Hal ini sesuai dengan Permen PAN RB NO 37 Tahun 2018.

Berikut laman permen PAN RB No 61/Tahun 2018

LAMAN