Jadwal dan Mekanisme Perekrutan PPPK Honorer K2 (kategori dua) dan Non Kategori

1 min read

Jadwal dan Mekanisme Perekrutan PPPK Honorer K2 (kategori dua) dan Non Kategori

Jadwal dan Mekanisme Perekrutan PPPK Honorer K2 (kategori dua) dan Non Kategori

SUARASOLO.COM – Jadwal dan Mekanisme Perekrutan PPPK Honorer K2 (kategori dua) dan Non Kategori. Proses perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau sering disebut P3K akan dimulai bulan Desember 2018.

Setelah terbitnya PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK melalui Kemenpan RB maka proses rekrutmen PPPK akan segera dimulai.
Mekanisme dari perekrutan ini diawali dengan pengajuan kebutuhan tenaga di instansi (daerah/pusat) .

Selanjutnya proses pengadaan PPPK diumumkan oleh pemerintah melalui media baik media cetak maupun online. Pengumuman tentang rekrutmen PPPK ini paling lambat diadakan 15 hari sebelum tanggal penerimaan lamaran di instansi.

Tahap selanjutnya adalah proses seleksi. Meski berbagai pihak menginginkan tidak diadakan proses seleksi karena menginginkan untuk di angkat secara langsung.

Hal ini masih mendapat polemik dari beberapa tenaga honorer. Pemerintah tetap tegas pegawai PPPK harus mengikuti proses seleksi, untuk menjaring tenaga yang profesional dan berkompeten.

Proses seleksi ini terdiri dari seleksi administrasi dan seleksi kompetensi.
Seleksi administrasi bertujuan untuk melihat kualifikasi pelamar sesuai dengan kriteria yang ditetapkan pada jabatan yang dilamar.

Sedangkan seleksi kompetensi bertujuan untuk menilai kompetensi dari pelamar. Meski dinilai memberatkan, pemerintah menyarankan kepada seluruh honorer untuk mengikuti seleksi PPPK ini.

Terutama bagi tenaga honorer yang usianya lebih dari 35 tahun. Pasalnya dengan usia yang sudah mencapai 35 tahun tidak dapat mendaftar tes CPNS. Sehingga agar menjadi ASN jalan satu-satunya adalah dengan mengikuti PPPK.

PP ini pun dinilai menjadi payung hukum untuk menyelesaikan masalah honorer K2 (kategori dua) dan non kategori usia di atas 35 tahun.

Seperti yang telah diungkapkan Presiden Jokowi saat memperingati Hari Guru Nasional di stadion Pakansari Bogor mekanisme perekrutan serta masalah guru honorer ini akan dibahas lebih lanjut dengan Ketua Umum PGRI.

Presiden juga mengatakan sudah sebanyak 112 ribu CPNS sudah direkrut untuk posisi guru pada seleksi lalu. Sehingga pengalokasian porsi guru honorer disesuaikan dengan APBN serta aturan UU ASN.

Selanjutnya Ketum PB PGRI mengatakan mekanisme PPPK ini akan dibuat lebih mudah terutama untuk guru honorer yang usianya telah mencapai di atas 35 tahun.

Saat ini terdapat kekurangan sekitar 735 ribu guru. Meskipun dengan seleksi ini tidak dapat mengangkat semua guru yang ada. Hal itu akan di selesaikan secara bertahap.

Unifah Rosyidi mengatakan akan membahas masalah PPPK dan akan meminta mekanisme PPPK dibuat lebih mudah bagi guru honorer.

“Intinya PPPK itu untuk memenuhi kekurangan guru yang ada. Bagi honorer usia di bawah 35 tahun dapat diangkat CPNS sedangkan bagi yang berusia di atas 35 tahun menjadi PPPK ” tuturnya.

Demikian informasi tentang Jadwal dan Mekanisme PPPK honorer K2 (kategori dua) dan non kategori. Semoga informasi ini bermanfaat.
Jika artikel ini bermanfaat silahkan bagikan kepada keluarga dan kerabat anda.

Nilai Kualitas Konten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *